Wakil Wali Kota Surabaya Kembangkan Kampung Bidara Qiara di Kembang Kuning
Kampung Bidara Qiara Azrine, finalis puteri lingkungan hidup 2021 dari SDN Pakis III Surabaya, menarik perhatian Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Orang nomor dua Pemerintah Kota Surabaya ini pun mengunjungi Kampung Bidara di Jalan Kembang Kuning Kulon Besar B, tidak jauh dari makam Kembang Kuning, Rabu (25/8/2021).
Bertempat di Balai RW 6 Kembang Kuning, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji berinteraksi dengan Qiara Azrine, pengurus kampung dan masyarakat sekitar. “Kami sudah lama memikirkan ikon kampung Kembang Kuning selain dua ikon yang sudah lama dikenal masyarakat luas,” kata Roliyono, ketua RW6 Kembang Kuning, Kecamatan Pakis kepada Armuji disaksikan semua tamu undangan yang hadir di Balai RW 6.

Roliyono menyebut bahwa ikon kampung Kembang Kuning yang sudah lama ada adalah Makam Mbah Karimah, yang merupakan mertua Sunan Ampel, dan Masjid Rahmat.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi anak warga kami Qiara yang menjadikan tanaman bidara sebagai ikon baru kampung ini,” lanjut Roliyono, yang pekan sebelumnya meresmikan Kampung Bidara Qiara ini.
Roliyono sangat berharap inovasi warganya yang masih siswa kelas 5 SD ini akan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam pengembangannya. “Saya yakin Pemerintah Kota Surabaya tidak hanya mendukung 100% pengembangan inovasi warga kami ini tapi bahkan 1000%,” ujar Roliyono.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengaku sangat kagum dengan inovasi siswa yang kini menjadi finalis puteri lingkungan hidup 2021 ini. “Sementara proses pengembangan inovasi bidara ini dilanjutkan saja. Kalau ada kendala segera hubungi saya,” tutur Armuji, yang juga mantan ketua DPRD Surabaya ini.
Sementara itu, di hadapan Armuji dan Qiara menjelaskan bahwa dia sudah membudidaya lebih dari 1700 tanaman bidara. “Saya membudidaya tanaman ini dari bijinya. Saya juga memproduksi beragam produk olahan dari tanaman bidara ini,” jelas Qiara Azrine.
Produk olahan bidara Qiara di antaranya wedang bidara, sabun cair herbal bidara, sabun padat herbal bidara, masker bidara dan serbuk bidara. Produk-produk olahan ini sudah dijual secara online oleh Qiara. Pada kesempatan itu, Qiara juga memperagakan cara pembuatan sabun cair herbal dan sabun padat bidara.

Selesai mendapatkan penjelasan cara pembuatan beberapa produk olahan bidara bersama masyarakat sekitar, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengikuti Qiara menuju mural bidara dan pemukiman padat yang setiap rumahnya sudah merawat tanaman bidara dalam pot.
Budidaya tanaman bidara arab yang menjadi proyek lingkungan hidup adalah bagian dari program Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2021 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PLN Mobile – PT PLN (Persero) UID Jawa Timur.
Penulis: Mochamad Zamroni

