Utama

Universitas Dinamika Bantu Hand Sanitizer Otomatis Kepada Pemkot Surabaya

Universitas Dinamika (Undika) menyalurkan 10 alat hand sanitizer DAS (Dinamika Automatic Sanitizer) pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Kamis (16/4/2020).

Alat penyemprot hand sanitizer otomatis ini merupakan bagian dari upaya Undika terus berinovasi menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi di tengah masyarakat saat ini, yaitu pandemi Covid-19.

Undika membuat 30 DAS. 10 di antaranya disumbangkan kepada Pemkot Surabaya yang secara simbolis disampaikan Ryan Adi Djauhari Wakil Rektor IV Bidang Publikasi Dokumentasi dan Branding Undika langsung kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Penyerahan dan uji coba DAS tersebut dilakukan di Balai Kota Surabaya. Walikota Surabaya Tri Rismaharini secara langsung juga mengapresiasi alat yang diciptakan oleh beberapa mahasiswa Undika ini. “Terimakasih atas alat yang diberikan, semoga bermanfaat,” ujar Walikota Risma.

Risma juga berharap bahwa dengan inovasi alat penyemprot hand sanitizer otomatis ini bisa mengurangi penyebaran Covid-19 yang memang bisa jadi berlangsung melalui barang.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara sangat berterimakasih atas sumbangan yang diberikan kepada pemkot. “Kami berterimakasih pada rekan-rekan mahasiswa Universitas Dinamika atau Stikom Surabaya yang sudah membuatkan alat DAS yang sangat menarik,” kata Febri.

Febri berharap DAS bisa efektif mengurangi penularan Covid-19, karena tidak mengharuskan penggunanya memegang tombol hand sanitizer. Febri, juga berharap agar seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa Undika terus berinovasi sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selain inovasi, kami berharap mahasiswa dan kampus bisa turut membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk social dan phisical distancing, sehingga penyebran virus ini berakhir dan kita bisa kegiatan dengan normal,” tegas Febri.

Sementara itu Ryan Adi Djauhari Wakil Rektor IV Bidang Publikasi Dokumentasi dan Branding Undika mengatakan bahwa pihaknya sudah mengumpulkan donasi berupa uang, yang nantinya secara tunai disumbangkan kepada masyarakat dalam bentuk karya mahasiswa, yaitu hand sanitizer dan masker.

“DAS kami produksi 30 buah, dan 10 untuk pemkot, 20 lainnya untuk beberapa rumah sakit, kebun binatang, dan tempat umum lainnya,” jelas Ryan. Ryan juga berharap inovasi yang dibuat oleh Undika bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Sehingga penyebaran pandemi Covid-19 dapat diputus.

DAS merupakan inovasi mahasiswa S1 Teknik Komputer Undika. Di antaranya, Muhammad Nur Gahutsul Azham, Danang Sindhu Prasetyo, Ridlo Alfatoriq Putro, Erwin Fajar Kurniawan, dan Dimas Achmad Dahlan. Mereka dibimbing oleh Dr. Susijanto Tri Rasmana, S.Kom., M.T., dosen Teknik Komputer Undika. (roni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *