Kegiatan

Panen Kompos dan Bagikan Tanam Kelor Peringati Hari Bumi

Hari Bumi 22 April diperingati Tunas Hijau dengan panen kompos dan pembagian tanaman kelor. Kedua aksi lingkungan ini dilaksanakan di Ketintang Timur PTT yang menjadi markas Tunas Hijau.

125 pohon kelor hasil pembibitan Pertiwi Eka Putri Handayani siap dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar markas Tunas Hijau itu.

Pertiwi didampingi guru pembina lingkungan hidup SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya dan Tunas Hijau mengunjungi satu per satu rumah warga. 

“Alhamdulillah semua warga yang kami datangi rumahnya menyambut baik bantuan tanaman kelor ini. Mereka dengan senang hati akan merawat tanaman kelor hasil pembibitan saya ini,” kata Pertiwi Eka Putri Handayani sesuai aksi.

Pertiwi tidak sekedar membagikan tanaman kelor itu kepada warga. “Saya juga menjelaskan manfaat dari tanaman kelor ini. Sebagian besar sih sudah paham banyaknya manfaat tanaman kelor ini,” terang Pertiwi.

Tidak sedikit juga masyarakat Ketintang Timur PTT yang menerima bantuan tanaman kelor ini yang bertanya kepada Pertiwi cara pembibitannya. “Saya menjelaskan bahwa pembibitan tanaman kelor ini dilakukan di rumah dengan stek batang dan semai biji,” tambah Pertiwi.

Sementara itu, pada panen kompos, dua dari lima komposter aerob di markas Tunas Hijau dipanen siang itu. “Dari dua tong komposter itu kami berhasil mendapatkan 45 kg kompos yang juga akan kami bagikan kepada masyarakat sekitar,” kata Richi Razak, aktivis Tunas Hijau.

Richi menjelaskan bahwa dengan pembagian kompos dan tanaman kelor ini diharapkan bisa menambah aktivitas masyarakat sekitar saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Covid-19 di Kota Surabaya.

Penulis: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *