Kegiatan

Bersih Pantai Suramadu Pekan 28 Jelang Ramadhan

Dua hari menjelang Ramadhan 1442 H, Minggu (11/4/2021), aksi membersihkan pantai di sekitar Jembatan Suramadu kembali dilakukan. Pesertanya 75 orang, jumlah yang sangat terbatas dengan pantai yang sangat luas di sisi timur jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya dan Pulau Madura ini.

Umumnya peserta aksi ini adalah siswa dan guru beserta keluarganya. Mereka berasal dari SDN Kandangan I, SDN Pradah Kalikendal I, SDN Kaliasin I, SDN Pagesangan, SMPN 1, SMPN 22, SMPN 6, SMPN 19, SDN Gunung Anyar Tambak, SD Islam Al Azhar 11, SDN Rangkah I, SDN Tanah Kalikedinding I, SDN Rungkut Menanggal I, SDN Jajar Tunggal III, SMPN 20, SMPN 15, SMPN 54, SMPN 58, dan SMPN 60.

Peserta aksi diharuskan selalu mengenakan masker dengan benar

Keikutsertaan SDN Kandangan I merupakan kali pertama pada aksi bersih pantai di era pandemi ini. Pembina lingkungan hidup SDN Kandangan I bahkan sudah menjadwalkan beberapa pekan sebelumnya keikutsertaan mereka pada bersih pantai pada akhir pekan terakhir sebelum Ramadhan 1442 Hijriyah ini.

Datang paling awal di lokasi, 11 orang peserta dari SDN Kandangan I selalu mengenakan masker sejak keberangkatan mereka dari sekolah. “Kami semua juga membawa bekal makanan dan minuman dengan wadah berulang kali pakai untuk meminimalkan sampah non organik,” kata Siti Fatonah, guru pembina lingkungan hidup SDN Kandangan I.

Peserta umumnya ikut serta bersama keluarganya

Sementara itu, Hayyu Suzan Rahmawatie, guru pembina lingkungan hidup SDN Pagesangan Surabaya, menyampaikan apresiasinya terhadap aksi bersih pantai era pandemi ini. “Ini keikutsertaan saya yang kedua. Dengan jumlah peserta yang sangat dibatasi, bersih pantai ini bisa memasuki aksi ke-28. Luar biasa antusiasme masyarakat Surabaya ini,” kata Hayyu Suzan Rahmawatie.

Sampah sebanyak setengah dump truck berhasil dikumpulkan pada aksi bersih pantai ini. Total sampah sebanyak sekitar 22,5 truk telah berhasil dikumpulkan dari pantai dalam 28 kali aksi ini. Sebagian besar sampah itu adalah sampah plastik. 

Dari kiri ke kanan: Guru pembina lingkungan SDN Pagesangan Hayyu Suzan Rahmawatie, guru pembina SMPN 20 Yuli Rachmawati, guru pembina SMPN 22 Uswatun Khasanah dan Presiden Tunas Hijau Mochamad Zamroni. Mereka sering ikut aksi bersih pantai era pandemi ini

Penulis: Mochamad Zamroni 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *